Cinta Dalam Hati

Gadis itu bernama Vika. Ia adalah gadis yang baik, ramah, lembut dan cantik. Tapi ia agak susah untuk bergaul dengan teman-temannya, ia sedikit pemalu dan bukan gadis yang pintar bicara. Semua yang ingin ia katakan jarang sekali ia ucapkan. Ia lebih sering menuangkannya dalam sebuah tulisan. Ya dia sangat hobi menulis.
Vika terlahir dalam sebuah keluarga yang Lumayan berkecukupan. kedua orangtuanya adalah seorang guru yang sudah PNS. Tapi sayangnya di keluarganya ia sangat susah mendapatkan kebahagiaan. Ia lebih sering mendapatkan sebuah penyiksaan baik secara perlakuan fisik maupun perkataan. Vika hanya bisa diam menghadapi semua cobaan itu. Karena ia percaya Tuhan pasti punya rencana yang sangat baik untuk dirinya. Ia mencoba melewati semua rintangan itu dengan tersenyum sampai pada suatu saat ia bertemu dengan seorang pria bernama Dicka. Dicka telah membuat vika jatuh cinta. Ya dia laki-laki yang sangat istimewa buat Vika.
“Tuhan… dia begitu spesial buatku.. sungguh.. Dia berbeda dari cowok-cowok yang aku kenal.” gumam vika…
di dalam kelas terlihat vika sedang melamun memikirkan Dicka.
“Cie…cie… yang lagi jatuh cinta kayaknya selalu terbayang-bayang nih..” ledekan teman-temannya membangunkan Vika dari lamunannya.
“iih.. apaan sih kalian. bisanya ganggu aja nih..” Vika yang tersadar dari lamunannya langsung tersipu malu mendengar ledekan teman-temannya.
“Iya nih kenapa ya mikirin Dicka terus kangeeen. Sayang ya dia nggak satu sekolah sama gw.”
“Jatuh cinta berjuta rasanya… Oh Dicka tersayang.” temannya kembali mengejeknya.
“Ya udah kalo kangen telpon dong. Setidaknya kan kalo udah denger suaranya bisa mengobati rasa kangen.”
“Maunya sih gitu tapi kan dia udah punya pacar. Nanti kalo ceweknya yang angkat bisa gawat deh urusannya.”
Yah cinta bertepuk sebelah tangan nih ceritanya? hehee… celoteh temannya.
“Ah udah ah jangan bahas ini lagi. Laper ke kantin aja Yuk.
Akhirnya Vika dan kedua temannya pergi ke kantin.
********
Tak terasa udah hampir 3 bulan Vika memendamr asa cintanya pada Dicka. Terkadang Vika ingin Dicka tahu akan perasaannya, tapi disisi lain seperti ada yang menghalanginya. Mungkin lebih baik jadi “Secret Admirrer”.
Dn akhirnya semua itupun benar-benar hanya menjadi sebuah cinta yang terpendam. Vika sama sekali tak mengatakan perasaannya pada Dicka sampai akhirnya Dicka pindah ke Bandung dan mereka pun Lost contact. Tapi semua itu tak emrubah perasaan cintanya pada Dicka, meskipun sudah hampir 3 tahun ia tak bertemu dengan Dicka tapi rasa Cintanya tak pernah hilang sampai Cinta itu ia pendam selama 4 tahun.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: